DEPOK – Pasatama Institute bersama DKUM (Dinas Koperasi Usaha Mikro) Kota Depok menyelenggarakan program Roadshow Workshop Pelatihan Industri Kreatif dan Pengembangan Kewirausahaan. Selama 3 bulan terakhir kegiatan dilaksanakan di beberapa kecamatan maupun kelurahan wilayah Kota Depok. Diantaranya Kecamatan Cimanggis, Kec Bojongsari, Kec Sawangan.

Di akhir bulan Desember ini Kelurahan Cinangka berkesempatan menutup program akhir tahun. Bersinergi dengan Koperasi Setuju Maju Bersama, dilaksanakan Workshop Pelatihan Industri Kreatif yang bertempat di Payon Joglo, Cinangka, Kec. Sawangan, Jumat, 20 Desember 2019. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Kelurahan Bpk. Akhsan. Beliau mengatakan, “Sudah saatnya Wirausaha Binaan Kel. Cinangka untuk terus berinovasi sehingga mampu menembus pasar nasional dan harapannya bisa internasional”.

Mengawali kegiatan hadir pula Founder Pengrajin Sepeda Bambu Bpk. Taufik, yang ternyata adalah warga Cinangka. Beliau menceritakan sejarah bagaiamana bisa menembus pasar internasional dengan produk bambu maupun produk kreatif lain seperti kreasi janur kelapa.

Dalam pelatihan ini pun mengundang Trainer Nasional Kewirausahaan Coach Arsyam Dwi dari Pasatama Institute. Coach Arsyam mengangkat tema “Kreativitas Membangun Networking dan Strategi Story Telling”. Program ini bertujuan meningkatkan jejaring dan memperkuat komunitas industri kreatif di daerah serta pendampingan atau mentoring pada komunitas kreatif di wilayah Depok. “Kami percaya bahwa skill storytelling dan kombinasi penguasaan digital sangat berguna bagi komunitas kreatif untuk mendorong peningkatan nilai jual produk mereka,” kata Coach Arsyam dalam penjelasan materinya.

Kreativitas membangun networking melalui Media Online, SosMed dan pemanfaatan Teknologi Mini Website dan Landing Page. Ditambahkan storytelling yang kuat, bisa menularkan tumbuhnya ekonomi kreatif ke daerah lain yang belum terjangkau program ini.

Karena itu pendampingan terhadap komunitas ekonomi kreatif menjadi penting. Selain berlatih bagaimana menuliskan produk kreatifnya, mereka juga bisa menambah kemampuan manajerialnya. Dalam ekonomi kreatif storytelling amat penting guna meraih nilai lebih sebuah produk. 

[HERU-PASATAMANEWS, 20/12/2019]